Posted on: Oktober 14, 2023 Posted by: adminweb Comments: 0

Menjelajahi tempat wisata di Banda Aceh bisa menjadi pilihan tepat untuk menikmati liburan akhir pekan. Terlebih, ada begitu banyak tempat wisata di Banda Aceh yang menarik untuk dikunjungi. Tempat wisata di Banda Aceh ini menawarkan beragam daya tarik tersendiri.

Mana saja? Yuk simak rekomendasi 7 tempat wisata di Banda Aceh berikut ini. Liburan ke Aceh, jangan lupa mampir ke Rumah Cut Nyak Dhien. Wisatawan bisa sekaligus mengenal sejarah Aceh di tempat ini.

Klasemen Peringkat 3 Tim Terbaik Piala Asia 2023, Timnas Indonesia ke 2, Kans Lolos 16 Terbuka Lebar Media Luar Soroti Kans Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia 2023, Prestasi Baru Menanti Garuda Aceh Taklukkan Sulawesi Tengah, Anak anak Persidi Idi Aceh Timur Itu ke 16 Besar Piala Soeratin U 17

CEK Hasil Akhir Grup F Piala Asia 2023 Kirgistan vs Oman, Penentuan Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Ditegur KPI, Ivan Gunawan Minta Maaf Tak Menyesal, Balas Nasib Kini Tinggalkan Indonesia: Gak Sabar Halaman 4 Head to Head Oman Vs Kyrgyzstan Grup F Piala Asia Qatar, Penentu Timnas Indonesia Lolos 16 Besar

Harga TBS Naik, Segini Harga TBS Kelapa Sawit di Abdya Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP Halaman 48 dan 49: Uji Kompetensi Uraian Halaman all Nikmati kemegahan arsitektur rumah panggung yang menakjubkan.

Selain itu, tonton pula beragam koleksi peninggalan yang ada di dalamnya. Rumah Cut Nyak Dhien tidak memberlakukan biaya tiket masuk, namun pihak pengelola atau pemandu menerima sumbangan seikhlasnya. Sebagai informasi, Rumah Cut Nyak Dhien buka mulai pukul 08.30 17.00 WIB.

Lokasi: Lampisang, Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Taman Ratu Safiatuddin kerap kali disebut sebagai taman mininya Aceh. Di sini, terdapat 23 rumah adat yang mewakili setiap kabupaten/kota di Indonesia.

Anjungan tersebut bisa menjadi sarana edukatif untuk menengok keberagaman suku dan budaya yang tumbuh dalam masyarakat. Pengunjung Taman Ratu Safiatuddin tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Tempat ini juga buka selama 24 jam, sehingga bisa dikunjungi kapan pun.

Lokasi: Jalan Senangin, Bandar Baru, Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh. Pantai Ulee Lheue merupakan salah satu spot favorit untuk berkumpul bareng keluarga, pasangan maupun teman teman. Terlebih, di pinggir Pantai Ulee Lheue kini banyak tersendia tempat kopi yang tengah digandrungi para muda mudi.

Para pengunjung umumnya menghabiskan waktu di Pantai Ulee Lheue untuk menikmati sore hari. Tidak ada biaya tiket masuk yang dikenakan, wisatawan pun bebas berkunjung kapan saja. Lokasi: Ulee Lheue, Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh.

Museum Tsunami Aceh sengaja dirancang sebagai monumen untuk memperingati bencana gempa bumi dan tsunami pada 2004 silam. Menariknya, tempat ini juga difungsikan sebagai pusat pendidikan pendidikan bencana dan perlindungan darurat ketika sewaktu waktu terjadi tsunami. Sejak dibuka, Museum Tsunami Aceh menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi.

Sayang rasanya jika liburan ke Banda Aceh tanpa mampir ke tempat ini. Terlebih, tak ada biaya tiket masuk yang dibebankan alias gratis. Museum Tsunami Aceh buka mulai pukul 09.00 16.00 WIB.

Lokasi: Jalan Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh. Tempat wisata di Banda Aceh lainnya yang menjadi saksi bisu tsunami ialah PLTD Apung 1. Kapal seberat 2.600 ton ini terserat ombak tsunami hingga berada dekat dengan pusat kota Banda Aceh.

Dulunya pembangkit listrik, kini PLTD Apung 1 dialihfungsikan menjadi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. PLTD Apung 1 buka mulai pukul 09.00 17.30 dengan tiket masuk gratis. Lokasi: Punge Blang Cut, Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Aceh.

Selain PLTD Apung 1, wisatawan juga bisa berkunjung ke Kapal Apung Lampulo untuk mengenang tragedi tsunami Aceh. Meski hanya sekadar kapal, namun patut rasanya untuk dijadikan sebagai tempat wisata. Sebab, Kapal Apung Lampulo memiliki posisi yang sangat tidak biasa.

Untuk mengunjungi destinasi ini, wisatawan tak akan dikenakan biaya tiket masuk. Selain itu, tidak ada pula jam operasional yang berlaku. Lokasi: Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Aceh.

Masjid Raya Baiturrahman sempat menjadi sorotan ketika tsunami melanda Aceh pada 2004 silam. Pasalnya, Masjid Raya Baiturrahman merupakan satu satunya bangunan yang masih berdiri kokoh kala itu. Kini bangunan Masjid Raya Baiturrahman tampak menakjubkan.

Para wisatawan pun diizinkan berkunjung untuk beribadah ataupun sekadar menikmati kemegahannya. Sebagai informasi, Masjid Raya Baiturrahman tidak memberlakukan jam operasional maupun tiket masuk. Lokasi: Jalan Moh Jam Nomor 1, Kp Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.

Untuk membaca artikel terkait rekomendasi wisata, kunjungi .

Leave a Comment